Home » » Sedotan Bambu, Rujukan Substitusi Sedotan Plastik yang Eco-Friendly

Sedotan Bambu, Rujukan Substitusi Sedotan Plastik yang Eco-Friendly

Posted by Jual Bamboo Straw Haimuna on Kamis, 17 Oktober 2019


Sedotan Bambu, Rujukan Substitusi Sedotan Plastik yang Eco-Friendly


Sedotan Bambu, Rujukan Substitusi Sedotan Plastik yang Eco-Friendly. Pada permulaan abad ke-20, Leo Hendrik Baekeland disebut telah menemukan Bakelit yang yakni plastik sintetis pertama di dunia. Hal ini menjadi salah satu penemuan kreatif besar bagi kehidupan manusia, walaupun pada perkembangannya juga menjadi problem besar bagi manusia. Seperti dua sisi mata koin.

Barang-barang keperluan manusia kini banyak terbuat dari bahan dasar plastik seperti kantung plastik, peralatan makan plastik, dan juga alat rumah tangga dari plastik. Namun, satu sisi lainnya plastik mempunyai potensi imbas yang buruk bagi keberlangsungan kehidupan manusia. Sifat plastik yang tak akan terurai hingga 1.000 tahun atau pun apabila terurai pun partikel-partikelnya akan mencemari tanah. Dan bukan cuma merusak lingkungan saja, bahan-bahan yang terkandung dalam plastik pun membahayakan bagi kesehatan manusia.

Inilah fakta yang sedang kita hadapi saat ini, menurut data yang ditimbulkan oleh U.S News ada sekitar 35 juta ton sampah dari plastik yang diproduksi setiap tahunnya. Bukankah ini angka yang besar? Karenanya fakta inilah alasan kuat yang mensupport kebanyakan orang saat ini mengerjakan kampanye Anti Sedotan Plastik (No Straw Movement). Mengapa sedotan plastik? Sebab menurut data dari hasil penelitian yang dikerjakan oleh Denise Hardesty dan Chris Wilcox, terdapat lebih dari 8 Milyar sedotan bekas terbuat dari plastik yang ditemukan di sepanjang bibir pantai dunia di setiap tahunnya.

jualsedotanbambujakarta, jualsedotanbambujogja, kekurangansedotanbambu, kelebihansedotanbambu, kelemahansedotanbambu, sedotanbambulombok, sedotanbamburamahlingkungan, manfaatsedotanbambu, membuatsedotanbambu, mesinsedotanbambu, membersihkansedotanbambu, pengrajinsedotanbambu, pabriksedotanbambu, produsensedotanbambu, perawatansedotanbambu
Jual sedotan bambu murah berkualitas
Terang bahwa sedotan plastik memberi kontribusi yang benar-benar besar kepada pencemaran lingkungan. Sehingga gerakan ini menyajikan ajakan atau himbauan kepada masyarakat untuk mengurangi atau beralih dari penerapan sedotan plastik secara berlebihan. Tujuannya yakni untuk mengurangi pencemaran plastik. Ini yakni langkah paling simpel apabila memperhatikan bahwa banyak sekali barang keperluan manusia yang terbuat dari plastik selain sedotan plastik.

Dengan demikian diinginkan akan terbentuk kebiasaan positif dimana manusia yang lebih mencintai lingkungannya. Sesungguhnya pun bukanlah hal yang mustahil apabila manusia hidup tanpa barang-barang. Sebab alam telah menyediakan banyak sumber dayanya untuk dipergunakan seluas-luasanya dan sebaik-bagusnya untuk keberlangsungan hidup manusia. Banyak bahan dasar yang bisa diterapkan untuk membuat barang-barang keperluan sehari-hari termasuk sedotan baik dari kayu, bambu, atau lainnya. 

Sedotan Bambu Ramah Lingkungan

Berikut yakni beberapa barang eco-friendly yang bisa diterapkan sebagai substitusi barang-barang berbahan dasar plastik :

1.   Sedotan Bambu
Sedotan plastik yakni barang sekali gunakan sehingga setelah gunakan akan dibuang. Hal ini kelihatan sepele bagi kita, tapi rupanya dampaknya luar umum. Seperti apa yang diulas Divers Clean Action, rupanya penerapan sedotan plastik di Indonesia setiap harinya bisa menempuh angka 93.244.847 batang. Bayangkan saja apabila sedotan sebanyak ini kemudian direntangkan atau dirangkai, maka panjangnya sekitar 16.784 km. Ukuran ini hmpir sama dengan jarak tempuh Jakarta ke Kota Meksiko, wow Amazing.

Karenanya kita harus berterima kasih dengan munculnya “Gerakan Tanpa Sedotan” atau “No Straw Movement”. Gerakan ini telah cukup massive, sehingga banyak pihak terlibat atau mengikuti anjuran atau ajakan dari pesan yang diberi tahu No Straw Movement. Termasuk diantaranya yakni beberapa perusahaan waralaba makanan cepat saji terbesar di Indonesia menentukan untuk tak lagi menerapkan sedotan plastik di gerai mereka. Bahkan gerakan ini juga mulai dicontoh oleh para pengusaha masakan.

Namun, bagi Anda pecinta tamasya masakan tak perlu khawatir karena saat ini sedotan gunakan ulang telah semakin luas dijual. Salah satunya yakni sedotan bambu yang mulai trend. Sedotan yang terbuat dari bambu buluh ini bisa digunaka dalam bentang waktu yang cukup lama yakni 3-6 bulan. Bagusnya lagi sedotan bambu ini bisa diterapkan untuk minuman panas maupun dingin tanpa mengubah rasa minuman. Harga sedotan bambu relatif lebih berteman ketimbang sedotan gunakan ulang berbahan lainnya seperti sedotan stainless atau sedotan kaca.

2.   Sikat Gigi Bambu
Angka produksi sikat gigi plastik dalam setahun terbilang tinggi, lebih dari 5 milyar sikat gigi. Namun, sedikit dari kita yang menyadari apabila sikat gigi plastik ini mempunyai potensi bahaya bagi kesehatan kita. Sikat gigi plastik sanggup untuk memaparkan bahan kimia membahayakan salah satunya bisphenol A (BPA) yang bisa menyebabkan infertilitas dan bermacam-macam tipe kanker. Karenanya, sebagai upaya hidup yang lebih sehat, telah waktunya kita memikirkan untuk menerapkan sikat gigi selain berbahan plastik yakni sikat gigi bambu. Pegangan sikat gigi ini 100% dari bambu dan bulu sikatnya terbuat dari bahan dasar minyak jarak. Sikat gigi bambu ini bisa diterapkan dalam bentang waktu relatif lama seperti halnya sikat gigi plastik.

3.   Alat Makan Serat Gandum
Pemanfaatan serat gandum untuk peralatan makan hakekatnya bukanlah hal yang baru lagi. Saat permulaan masa revolusi industri yang pertama atau antara tahun 1800-an, tangkai rumput gandum atau jerami telah mulai diterapkan sebagai alat minum. Namun, karena sifatnya yang gampang rusak, maka penerapannya semakin ditinggalkan dan digantikan dengan alat makan dari plastik setelah plastik mulai ditemukan. Sekalipun pada kesudahannya gagasan penerapan alat makan dari serat gandum ini mulai digaungkan kembali. Tujuannya yakni untuk menjaga kelestarian bumi kita.

Alat makan serat gandum ini bisa dikatakan cukup kuat dan aman apabila dimasukkan ke dalam microwave maupun freezer, non-allergenic, dan gluen tidak dipungut bayaran. Ada juga gelas yang dijadikan dari serat gandum yang bisa menampung air panas hingga temperatur 200⁰ F atau 93⁰ C. Kelebihan lainnya dari penerapan alat makan dari serat gandum yakni membuat lingkungan lebih bersih karena bisa terurai dalam wakti 1-6 bulan.   

4.   Botol Air Stainless Steel Atau Botol Kaca
Sesaat cobalah lupakan air mineral kemasan botol. Botol air dari plastik yang bisa didaur ulang pada umumnya mengandung bahan kimia yang membahayakan seperti BPA, phthalate, PVC, atau polikarbonat yang sanggup menyerap kedalam air minum. Sebagian bahan kimia hal yang demikian bisa menyebabkan kanker. Sehingga demi menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar, ayo budayakan membawa bekal air minum sendiri. Tempat air minum yang kita gunakan tentunya botol air minum yang terbuat dari stainless steel maupun kaca.

Botol Kaca atau Stainless Stell tidk mempunyai kandungan bahan kimia yang membahayakan sebagaimana botol plastik. Disamping itu, Botol Stainless Steel atau Botol Kaca ini jua relatif bebas dari jamur dan kuman. Jadi lebih mana untuk kita gunakan sehari-harinya.

5.   Kantung Singkong
Pada akhir tahun 2018 lalu, Indonesia sempat disibukkan dengan informasi seekor penyu yang tewas mengenaskan di kawasan pantai sekitar Kulon Progo, DIY. Sangat mengenaskan karena bangkai hewan ini penuh dengan sampah plastik. Diperkirakan bahwa penyu hal yang demikian mati disebabkan oleh kantung plastik yang ia makan dalam jumlah yang banyak. Padahal, pada saat ini beberapa minimarket telah memberlakukan kebijakan untuk tak menerapkan kantong plastik saat berbelanja di gerai mereka, tak bisa dilalaikan apabila beberapa besar dari kita masih tak jarang menerapkan kantung plastik.

Berita bagusnya untuk kita yakni bahwa saat ini telah tersedia kantung yang berbahan dasar singkong. Seperti namanya, kantung singkong ini terbuat dari bahan tepung atau ampas singkong serta minyak nabati. Kantung singkong ini bisa terurai cuma dalam bentang waktu 6 bulan saja. Sehingga tak akan mencemari lingkungan sekitar kita. Namun, dari sisi harga memang angkanya sedikit lebih tinggi ketimbang kantung plastik umumnya. Bagaimanapun juga harga pastinya tak menjadi problem apabila tujuannya mulia, untuk kelestarian lingkungan kita, benar?

6.   Plastik Rumput Laut
Selain barang-barang diatas, ada juga rumput laut yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar barang ramah lingkungan untuk keperluan sehari-hari kita. Selama ini kita cuma memperhatikan rumput laut diolah menjadi menu di industri masakan. Namun, ditangan Evoware, sebuah perusahaan si kecil bangsa, rumput laut bisa dikreasikan menjadi kemasan plastik. Produk ini tentu lebih ramah lingkungan karena bahan dasarnya yang gampang terurai oleh tanah atau air.
Produk plastik dari rumput laut ini mempunyai rasa yang hambar juga tak bau sehingga aman untuk diterapkan. Kemasan dari rumput laut ini juga sanggup bertahan hingga 2 tahun.

Namun beberapa alternatif untuk alternatif supaya kita bisa lebih menghargai lingkungan sekitar kita. Banyak produk-produk natural yang bisa kita manfaatkan guna mengganti barang-barang berbahan dasar plastik. Memang, dari sisi harga ada yang murah dan ada yang lebih tinggi. Namun, apabila tujuannya demi melestarikan bumi, itu pastinya tak menjadi problem bukan?


Thanks for reading & sharing Jual Bamboo Straw Haimuna

Newest
You are reading the newest post

0 komentar:

Posting Komentar

Jual Sedotan Bambu Murah & Berkualitas